Perpustakaan SIP Law Firm

Law Library

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Sistem Administrasi Negara Republik Indonesia (SANRI)

Text

Sistem Administrasi Negara Republik Indonesia (SANRI)

Inu Kencana Syafiie - Nama Orang;

Pertama-tama akan penulis suguhkan pengertian sistem oleh para pakar antara lain sebagai berikut;rnrnMenurut Pamudji:rnSistem adalah suatu kebulatan atau keseluruhan yang kompleks atau terorganisir, suatu himpunan atau perpaduan hal-hal atau bagian-bagian yang membentuk suatu kebulatan atau keseluruhan yang kompleks atau utuh.rnMenurut Prajudi:rnSistem adalah suatu jaringan dari prosedur-prosedur yang berhubungan satu sama lain menurut skema atau pola yang bulat untuk menggerakkan suatu fungsi yang utama dari suatu usaha atau urusan.rnMenurut Poerwadarminta: rnSistem adalah sekelompok bagian-bagian (alat atau sebagainya) yang bekerja bersama-sama untuk melakukan suatu maksud.rnMenurut Sumantri: rnSistem adalah sekelompok bagian-bagian yang bekerja bersama-sama untuk melakukan suatu maksud, apabila salah satu bagian rusak atau tidak dapat menjalankan tugasnya maka maksud yang hendak dicapai tidak akan terpenuhi atau setidak-tidaknya sistem yang sudah terwujud akan mendapat gangguan.rnrnMenurut Musanef: rnSistem adalah suatu sarana yang menguasai keadaan dan pekerjaan agar dalam menjalankan tugas dapat teratur.rnJadi, sistem adalah kesatuan yang utuh dari suatu rangkaian, yang kait-mengait satu sama lain. Bagian atau anak cabang dari suatu sistem, menjadi induk dari rangkaian selanjutnya. Begitulah seterusnya sampai pada bagian terkecil. Rusaknya salah satu bagian akan mengganggu kestabilan sistem itu sendiri secara keseluruhan. Pemerintah Indonesia adalah suatu contoh sistem, dan anak cabangnya adalah sistem pemerintahan daerah, kemudian seterusnya sistem pemerintahan desa dan kelurahan. Kerja sama antarsubsistem akan menimbulkan hubungan yang sinergis.rnTidak satu pun juga sistem politik suatu negara, yang benar-benar sama dengan sistem politik negara lainnya. Oleh karena itu yang sering kita temui hanyalah perbandingan sistem politik dengan patokan-patokan perbandingan tertentu. Namun demikian, dapat juga digolongkan beberapa sistem politik yang ada di dunia sekarang ini. Pengelompokan sistem politik ini tidak lain untuk lebih jauh melihat perbedaan dan kesamaan dari berbagai sistem politik, dengan mengetahui tolok ukur pertanggungjawaban pemerintah suatu negara terhadap rakyat yang diurusnya.rnRobert Dahl memberikan pengertian untuk sistem politik sebagai berikut.rnA political system is any persistent pattern of human relationships that involves the significant extent, power, rules or authority.'rnDengan demikian menurut Robert Dahl sistem politik mencakup dua hal, yaitu pola yang tetap dari hubungan antarmanusia, kemudian melibatkan sesuatu yang luas tentang kekuasaan, aturan, dan kesewenangan.rnMenurut Gabriel Almond, sistem adalahrn... the political system is that system of interactions to be found in hall independent societies, which performs the functions of integration and adaptation.'rnJadi, menurut Gabriel Almond sistem politik antara lain adalah merupakan sistem interaksi yang ditemui dalam masyarakat merdeka, yang menjalankan fungsi integrasi dan adaptasi.rnSistem Administrasi Negara Republik Indonesia (SANRI) dalam rangka mewujudkan cita-cita bangsa dan mencapai tujuan nasional maka sesuai dengan Undang-Undang Dasar 1945 dan Pancasila, pemerintah Republik Indonesia menyelenggarakan administrasi, yang semula cenderung agak sentralistik karena UUD 1945 itu sendiri integralistik akhir-akhir ini berubah paradigma menjadi cenderung lebih kedaerahan. Hal ini semula karena para founding fathers melihat bahwa Republik Indonesia yang terdiri dari beraneka ragam suku, agama, pulau, adat, dan bahasa kedaerahan, perlu dipersatukan dengan pemusatan kekuasaan pada eksekutif. Hal ini setelah reformasi berubah menjadi serba kedaerahan dengan menguatnya otonomi daerah yang oleh sementara pihak dinilai mengkhawatirkan munculnya separatisme.rnSebagai suatu sistem maka Sistem Administrasi Negara Republik Indonesia terdiri dari berbagai subsistem seperti sistem manajemen, sistem kepemintinan, sistem birokrasi, sistem pelayanan, dan sistem keuangan. Keseluruhan sistem ini berimbas pada terjadinya kolusi, korupsi, dan nepotisme di Indonesia. Pada gierannya dewasa ini Indonesia dituding sebagai negara yang paling lemah sumber daya manusianya, paling lemah mata uangnya, paling lemah peradaban moralnya, sehingga diberi kriteria sebagai negara teroris. Tetapi pada kesempatan lain paling tinggi korupsinya, paling tinggi utang luar negerinya, paling diminati untuk diporak-porandakan.rnDi samping itu SANRI juga berinteraksi dengan berbagai ilmu-ilmu kenegaraan lainnya seperti ilmu pemerintahan, ilmu politik, ilmu hukum tata negara, dan ilmu negara sendiri. Selain itu interaksi dengan berbagai budaya kedaerahan yang ada di Indonesia, lingkungan hidup, lingkungan alam, geografi, topografi, flora dan fauna, bahkan juga kepariwisataan.rnAdministrasi negara juga terkadang disebut juga sebagai administrasi publik, karena terjemahan dari kata public administration. Karena kata public diterjemahkan menjadi negara maka akan terasa serba kekuasaan yang menzalimi masyarakat. Tetapi bila diterjemahkan sebagai masyarakat, akan berkonotasi pelayanan yang berakibat pada kebebasan yang liberalistik. Untuk itu perlu keseimbangan dalam sistem administrasi negara Republik Indonesia ini.rnrn


Ketersediaan
B00093351 IND sTersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
351 IND s
Penerbit
Jakarta : Bumi Aksara, Jakarta 2003., 2003
Deskripsi Fisik
viii+172 hlm.; 23 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
979-526-867-8
Klasifikasi
351
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Pertama Cet ke-1
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Inu Kencana Syafiie
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Komentar

Anda harus login sebelum memberikan komentar

Perpustakaan SIP Law Firm
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

The SIP Law Firm Library is an information and research resource dedicated to supporting a wide range of information needs. With a comprehensive collection of legal literature, ranging from legislation, law journals, and other sources, our library provides access to trusted sources for in-depth legal analysis and development.

As part of SIP Law Firm's commitment to innovation and excellence, our library is regularly updated with the latest legal information as well as providing legal research services that can assist in strategic decision-making.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik