Text
Perbankan Islam dan Kedudukannya dalam tata hukum perbankan Indonesia
Perbankan Islam merupakan fenomena baru yang perkembangannya telah mengejutkan para pengamat perbankan konvensional maupun kalangan perbankan konvensional. Bahkan bank- bank besar dari negara-negara nonmuslim telah pula memasuki pasar perbankan Islam dengan membuka Islamic window. Tidak kurang dari Citibank, Chase Mahattan Bank, ANZ Bank, dan Jardine Fleming telah membuka islamic window agar dapat berkiprah memberikan jasa-jasa perbankan Islam.rnDi Indonesia, Undang-undang No.10 Tahun 1998 tentang Perubahan atas Undang-undang No.7 Tahun 1992 tentang Perbankan, telah terdapat legitimasi yuridis secara tegas tentang bukan saja kemungkinan untuk tumbuh dan berkembangnya perbankan Islam, melainkan juga untuk perlunya Indonesia menumbuhkan dan mengembangkan perbankan Islam. Apabila semula menurut Undang-undang No.7 Tahun 1922 bank konvensional tidak boleh memiliki islamic window dalammelakukan kegiatan usahanya
| B00066 | 346.08 SJA p | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain